KARYA SASTRA PUISI

Nama: Shanti Cahayani
Kelas: X MIPA 4
No.Absen: 31
Mata Pelajaran: PBSI
Tanggal: 09 Agustus 2021




wa saa k MMI mkkikokmokkoo kok om om Pollock ⁴m44444⁴m44400⁰p0000000ppllll

kk ini ⁸


1. Jelaskan pengertian Puisi !
Jawab :  
    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) , puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
   Puisi juga dikenal sebagai seni tertulis yang isinya merupakan ungkapan pikiran, perasaan, mengandung pesan, dan bahasanya indah.
    Puisi merupakan sastra yang membangkitkan kesadaran imajinatif dan fokus pada pengalaman atau emosional melalui bahasa yang dipilih. Diatur dengan makna, suara, dan ritme.

    Beberapa para ahli dalam bidang sastra telah menjelaskan pengertian puisi, salah satunya adalah :
1). H.B Jassin, menurut beliau puisi adalah suatu karya sastra yang diucapkan dengan perasaan dan memiliki gagasan atau pikiran serta tanggapan terhadap suatu hal atau kejadian tertentu.

2). Sumardi, juga berpendapat bahwa puisi adalah sebuah karya sastra dengan menggunakan bahasa yang telah dipadatkan, dipersingkat serta diberi irama bunyi sehingga dan memiliki kata-kata bermakna kiasan atau imajinatif. 

3)James Reeves mengemukakan pula pengertian puisi. Menurut James puisi adalah ungkapan bahasa yang memiliki kaya serta daya pikat.

4). Herman Waluyo berpendapat bahwa puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan memfokuskan kekuatan bahasa dalam struktur fisik serta struktur batin. Dari pengertian yang dikemukakan oleh para ahli dan KBBI dapat disimpulkan bahwa :

    Puisi adalah karya sastra yang berisi tanggapan serta pendapat penyair mengenai berbagai hal. Pemikiran penyair ini kemudian dituangkan dengan menggunakan bahasa-bahasa apik serta memiliki struktur batin dan fisik khas penyair. Pemikiran penyair dituliskan dengan menggunakan beragam pemilihan kata yang indah, sehingga dapat memikat para pembaca. Puisi memiliki nilai estetika yang berbeda-beda bergantung penulis puisi. Setiap penyair biasanya memiliki kekhasan dalam menulis puisinya.


2.  Sebutkan macam-macam Puisi !
Jawab :
A. Puisi Lama
• Mantra
• Pantun
• Gurindam
• Syair
• Talibun
• Karmina
• Seloka

B. Puisi Modern
• Balada
• Puisi Romansa
• Epic
• Elegi
• Himne
• Ode
• Satire



3. Jelaskan dari masing-masing Puisi tersebut!
Jawab :
A. Puisi Lama
1. Mantra
    Puisi lama mantra biasanya memiliki kata atau ucapan yang dipercaya memiliki kekuatan gaib.

2. Pantun
    Pantun adalah puisi lama yang memiliki sajak abab dan setiap baris berisi delapan sampai 12 suku kata. 

3. Gurindam
    Puisi lama gurindam memiliki ciri-ciri yaitu terdapat bait yang terdiri dari dua baris serta bersajak aaaa. 

4. Syair
    Syair adalah puisi lama yang biasanya berisi nasihat atau cerita, syair bersajak aaaa serta berisi empat baris dalam satu bait. 

5. Talibun
    Talibun merupakan puisi lama yang termasuk dalam jenis pantun serta terdiri dari bilangan genap pada setiap satu baitnya. 

6. Karmina
    Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek.

7. Seloka 
    Seloka adalah jenis puisi berkait.


B. Puisi Modern
1. Balada
    Balada merupakan salah satu jenis puisi modern yang menggambarkan cerita, puisi balada terdiri dari tiga bait.

2. Puisi Romansa
    Romansa merupakan puisi modern dan berisikan mengenai kisah cinta atau perasaan penyair tentang cinta.

3. Epic
    Puisi Epic merupakan salah satu jenis puisi moderen yang berisi tuntutan atau ajaran hidup serta memiliki cerita kepahlawanan.

4. Elegi
    Elegi adalah puisi yang mengungkapkan rasa duka atau keluh kesah karena sedih, rindu atau murung, terutama karena kematian seseorang. 

5. Himne (Gita Puja)
    Himne ialah puisi yang berisi puji-pujian terhadap Tuhan atau sesuatu yang dimuliakan seperti pahlawan.

6. Ode
    Ode ialah puisi yang bertema mulia, berciri nada dan gaya yang sangat resmi serta bersifat menyanjung. Ode dapat melukiskan peristiwa umum yang penting atau peristiwa yang menyangkut kehidupan pribadi.

7. Satire
    Satire ialah karya sastra baik prosa maupun puisi yang berisi kritikan tajam atau bahkan sindirandan cemoohan terhadap kepincangan – kepincangan sosial atau penyalahgunaan dan kebodohan manusia serta pranatanya.



4. Berilah contohnya dari masing-masing Puisi tersebut!
Jawab: 
A. Puisi Lama
1. Matra
Bismillah…
Mate jangan seliat-liatnye
Kuping jangan sedenger-dengernye
Lidah jangan sengomo-ngomongnye.
Mulut jangan semakan-makannye.
Muke jangan semerengut-merengutnya.
Bibir jangan sedower-dowernye.
Purut jangan sebuncit-buncitnye.
Jidat jangan selicin-licinnye.
Pale jangan sebotak botaknye.
Tangan jangan sepegang-pegangnye.
Kaki jangan sejalan-jalannye.
Kulit jangan sebuduk-buduknye.

InsyaAllah… Wabarakallah…
Nangis jangan sejadi-jadinye
Marah jangan sengamuk-ngamuknye
Otak jangan selupe-lupenye.
Hati jangan sekosong-kosongnye.
Darah jangan sekotor-kotornye.


2. Pantun

Pukul tujuh pagi telah masuk kelas
Mengerjakan tugas yang cukup rumit
Menuntut ilmu haruslah ikhlas
Wujudkan cita-citamu setinggi langit

Makna: Belajarlah dengan ikhlas dan wujudkan cita-citamu

Berjalan-jalan menuju Bali
Pergi jauh mencari aneka mainan
Kepada Tuhan-lah kita kembali
Mohonlah doa dan ampunan

Makna: Mohon doa dan ampunan kepada-Nya, sebab kepada Tuhanlah kita kan kembali.


3. Gurindam 

Pikir dahulu sebelum berkata

Supaya terelak silang sengketa

Apabila anak tak dilatih

Jikalau besar bapaknya letih

Kurang pikir kurang siasat

Tentu dirimu kelak tersesat

Pekerjaan marah jangan dibela

Nanti hilang akal di kepala

Tanda orang yang amat celaka

Aib dirinya tiada disangka 


4. Syair 

Dengarlah para anak muda
Rajinlah belajar sepanjang masa
Ilmu itu tak akan habis dieja
Untuk bekal sepanjang usia 

Ayo ke sekolah tak perlu malas
Belajar yang rajin di masing-masing kelas
Jaga sikap jangan jadi orang culas
Jangan biarkan hati berubah keras


5. Talibun 

Pergi merantau jauh ke negeri seberang
Janganlah lalai membawa perbekalan berupa makanan
Jika tersesat di perjalanan ingatlah peta yang kau bawa
Serta jangan malu mendatangi orang untuk bertanya
Jika engkau berbuat baik kepada semua orang
Niscaya kebaikan pula yang akan engkau dapatkan
Sudahlah engkau kan dapat pahala
Di dunia pun engkau akan hidup bahagia 


6. Karmina 

1.Dahulu ketan sekarang ketupat

Dahulu preman sekarang ustadz


2. Kelapa diparut enak rasanya

Biar perutnya gendut baik hatinya 


7. Seloka 

Berilah dia banyak makanan
Supaya dia tak kelaparan
Janganlah lupa disedekahkan
Ke fakir miskin yang membutuhkan 

Semua bunga berwarna indah
Tumbuh dan mekar di taman ini
Segala nikmat yang diterima
Hendaklah s’lalu kita syukuri 


B. Puisi Modern

1. Balada 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI TEKS EKSPOSISI

MATERI SASTRA DRAMA

MATERI SASTRA INDONESIA